Prediksi Teknologi Smartphone yang Jadi Tren di 2018

Dari hari ke hari, perkembangan teknologi semakin canggih dan pesat, tak terkecuali teknologi yang terdapat pada smartphone. Pada 2017 silam, sejumlah inovasi baru pada teknologi yang disematkan dalam smartphone diperkenalkan kepada masyarakat. Inovasi tersebut pun menjadi tren di kalangan masyarakat, sehingga produsen smartphone berlomba-lomba untuk meluncurkan produk terbaik dengan fitur yang sedang menjadi tren.

Persaingan yang semakin ketat pun membuat produsen smartphone dari seluruh dunia berusaha menciptakan terobosan baru untuk produk smartphone mereka di tahun yang akan datang. Berikut teknologi smartphone yang diprediksi akan semakin populer dan menjadi tren pada tahun 2018 ini, dijamin bikin kamu ingin segera kredit hp baru!

  1. Layar Bezel-less

Perubahan tren pada smartphone tak terlepas dari tampilannya. Beberapa tahun lalu Samsung sempat mencetuskan glass on front and back pada smartphone Galaxy S6 yang menjadikan tampilannya terkesan indah dan mewah. Lalu pada tahun 2014, Sharp Aquos mempelopori layar dari ujung ke ujung, yang kemudian diadopsi Xiaomi Mi Mix dengan semakin ekstrem. Melihat respon masyarakat yang suka dengan desain minim bezel, Samsung ikut menyematkan teknologi bezel-less pada Samsung Galaxy S7 Edge.

Bahkan, Apple juga turut mengikuti tren tersebut dan merilis iPhone X yang berdesain tanpa bezel beberapa waktu lalu. Bukan tanpa alasan, kesan mewah yang diberikan dari teknologi yang menghilangkan bingkai di sekitar layar ini memiliki daya tarik tersendiri untuk penggunanya. Maka dari itu, tren smartphone dengan minim bezel diperkirakan masih berlanjut hingga tahun 2018.

  1. Prosesor Snapdragon 845

Produsen chipset Qualcomm, sudah terbukti mengeluarkan chipset papan atas Snapdragon 835 yang tersemat pada smartphone flagship kelas atas seperti Samsung Galaxy S8 dan Sony Xperia XZ. Menyusul kesuksesan 835, Qualcomm tak butuh waktu lama untuk mengembangkan lagi smartphone papan atas yang diberi nama Snapdragon 845.

Prosesor ini akan berteknologi 7 nanometer, dan akan diaplikasikan pada smartphone flagship besutan produsen papan atas seperti Samsung pada Galaxy S9 dan S9 Plus. Selain produk Samsung, kompetitornya yang juga berasal dari Korea Selatan, LG menyematkan prosesor Snapdragon 845 pada salah satu produknya, yaitu G7.

  1. Earphone Bluetooth

Tren earphone bluetooth pertama kali dicetuskan oleh Apple. Sejak perusahaan besutan Steve Jobs ini menghilangkan audio jack 3,55mm pada iPhone 7, produsen smartphone lain turut mengikuti langkah mereka. Sebut saja Xiaomi, yang meniadakan port 3,55mm pada perangkat smartphone Mi 6 dan Mi Mix 2. Menurut Google, pembuangan port audio diperlukan untuk memaksimalkan tampilan smartphone full display dengan bodi tipis.

  1. Tanpa Tombol Home

Di tengah permintaan pasar akan smartphone berlayar lebar yang meningkat, ternyata konsumen juga tidak mau ukuran smartphone semakin besar. Pengguna smartphone cenderung menyukai smartphone berbentuk ringkas, namun dengan layar besar.

Menjawab tantangan tersebut, beberapa produsen smartphone papan atas seperti Apple dan Samsung menghadirkan desain dan teknologi baru pada smartphone mereka yatu iPhone 7 dan Galaxy S8 yang datang tanpa tombol fisik home.

Seluruh tombol navigasi seperti home, recent apps, atau back menyatu pada layar sebagai tombol virtual. Dengan demikian, ukuran fisik smartphone dipertahankan, namun ukuran layar menjadi lebih lebar. Melihat permintaan konsumen yang tinggi akan tampilan ini, maka dapat diprediksikan tren tersebut bertahan hingga tahun ini.

  1. Fingerprint dalam Layar

Pemindai sidik jari yang digeser ke posisi belakang menjadi tren beberapa tahun ke belakang. Hal ini dilakukan oleh para produsen smartphone untuk menghadirkan  produk dengan layar sentuh yang lebih luas, sehingga tombol home kemudian dihilangkan. Di tahun 2018, era pemindai sidik jari yang tertanam pada layar diprediksi akan menjadi tren.

Produsen sensor Sypnatics bahkan menyebut bahwa teknologi tersebut telah disebar secara massal untuk lima perusahaan smartphone yang telah bekerja sama dengannya. Di antara lima produsen smartphone tersebut, Vivo menjadi produsen pertama yang menyematkan fitur fingerprint dalam layar pada smartphone mereka. Untuk produk iPhone, Apple memilih untuk mengembangkan sendiri teknologi pengenal sidik jari mereka, yaitu TouchID.

Nah, itulah daftar inovasi pada teknologi smartphone yang diprediksikan akan menjadi tren pada tahun 2018. Seperti yang kita ketahui, fitur canggih di atas hanya ada pada smartphone flagship, atau dapat dibilang produk andalan dari suatu produsen smartphone. Produk flagship juga dapat diartikan sebagai produk terbaik, produk dengan kelas paling tinggi, atau sebagai produk termahal.

Beberapa contoh smartphone yang disebutkan berikut merupakan smartphone flagship. Seperti misalnya Xperia Z Series yang dimiliki oleh Sony, Galaxy S Series yang dimiliki Samsung, atau G Series dari LG. Rata-rata smartphone flagship besutan produsen tenama dijual di kisaran harga Rp7 juta hingga Rp15 juta. Bagi kamu yang tertarik dengan kecanggihan fitur pada smartphone flagship, kamu bisa kredit HP tanpa kartu kredit di Kredivo. Cari tahu lebih lengkap mengenai Kredivo disini.

Kamu bisa langsung mendaftar dan kredit HP jika kamu berdomisili di Surabaya, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Denpasar, Palembang, atau Medan, berusia minimum 18 tahun, dan berpenghasilan minimum Rp3 juta. Kredivo juga telah bekerja sama dengan lebih dari 150 e-commerce yang kredibel, sehingga kamu punya banyak pilihan dalam berbelanja. Misalnya setelah membaca mengenai cicilan Kredivo disini kamu ingin kredit HP dari Surabaya, dan HP yang kamu inginkan hanya tersedia di Jakarta. Kamu tetap bisa melakukan transaksi, karena Kredivo telah hadir di Surabaya dan memiliki banyak merchant rekanan yang cakupan penjualannya hingga seluruh Indonesia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *