Penyebab Sakit Gigi Selain Gigi Berlubang dan Cara Mengatasinya

Image result for Sakit Gigi Selain Gigi Berlubang

Sakit gigi adalah salah satu masalah kesehatan paling umum di dunia. Hampir setiap orang menderita sakit gigi setidaknya satu kali dalam hidup mereka. Namun penyebab sakit gigi bisa berbeda untuk setiap orang dan mungkin tidak pernah disadari sebelumnya. Gigi berlubang adalah penyebab paling umum sakit gigi. Selain bikin gigi cenut-cenut, gigi berlubang juga menyulitkan Anda untuk berkonsentrasi, makan, dan tidur, salah satu penyebab paling umum adalah anda jarang sikat gigi. Nah, berikut ini berbagai penyebab sakit gigi lainnya, serta apa yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

1. Gigi sensitif

Jika gigi Anda tajam setelah setiap makan dan minum panas atau dingin, ini adalah tanda bahwa Anda memiliki gigi sensitif. Kondisi ini bisa menjadi penyebab sakit gigi Anda. Gigi dapat menjadi sensitif karena resesi karet (garis gusi jatuh untuk mengekspos akar gigi) atau penipisan enamel gigi. Perawatan gigi, seperti pencabutan gigi atau pemasangan kawat gigi atau gigi palsu, juga dapat menyebabkan gigi menjadi sensitif.

Solusinya:

Sampai tiba waktunya untuk pergi ke dokter gigi, jangan lupa untuk menjaga gigi dan mulut Anda bersih di rumah dengan sikat gigi dua kali sehari. Gunakan sikat gigi lembut dan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif. Atau, Anda juga dapat minum obat sakit gigi dan langsung mengoleskan pasta gigi sensitif ke area gigi yang sakit. Pijat ringan selama kurang lebih 10 menit. Ulangi “salep” jika perlu. Obat sakit gigi tersedia di apotek tanpa resep dokter. Namun, sebelum Anda menggunakan obat, baca aturan penggunaan dengan hati-hati untuk menghindari efek samping dan overdosis.

2. Kebiasaan menggeretakkan gigi

Kebiasaan menggiling gigi dapat merusak saraf di mulut Anda, menyebabkan Anda sakit gigi. Apalagi jika Anda baru-baru ini mengeluhkan nyeri tumpul di belakang kepala atau rahang Anda. Gigi juga terasa lebih sensitif dan berubah warna, sehingga agak kusam sehingga permukaannya rata dan halus karena kebiasaan ini. Namun, kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka telah melakukan ini sejak lama, terutama saat tidur. Adapun orang lain, mereka sangat menyadari bagaimana mereka lakukan ketika mereka stres, tegang atau cemas.

Solusinya:

Sejauh ini, tidak ada zat yang dapat membantu Anda berhenti menggertakkan gigi. Namun, sebaiknya segera ubah kebiasaan buruk ini untuk mencegah kerusakan gigi yang lebih parah. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter tentang kedokteran gigi yang tepat. Dokter gigi Anda mungkin menyarankan agar Anda menggunakan pegangan selama tidur untuk mencegah Anda berderit tanpa sadar. Selain itu, kebiasaan buruk ini sering disebabkan oleh stres yang terkubur jauh di dalam diri Anda. Jadi cobalah untuk mengatasi stres sehari-hari dengan cara yang baik.

3. Tumbuh gigi bungsu

Bagi sebagian orang, pertumbuhan gigi bungsu adalah penyebab utama sakit gigi mereka. Ini karena gigi bungsu sering tumbuh dalam posisi miring untuk mendorong yang sudah ada, atau menjadi sibuk di tempat-tempat ramai. Rasa sakitnya bisa tiba-tiba, tajam, sakit berdenyut yang berlangsung sebentar atau berlangsung berhari-hari. Tidak jarang tumbuh gigi bungsu menyebabkan sakit kepala parah dan sakit rahang.

Solusinya:

Pencabutan gigi bungsu adalah prosedur teraman dan paling direkomendasikan oleh dokter gigi. Karena itu, buat janji dengan dokter gigi jika sakit gigi Anda terus memburuk. Menunggu janji dengan pencabutan gigi, Anda bisa mengurangi rasa sakit berkumur dengan air garam atau meminum obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas di toko obat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *