Patuhi 4 pilar gizi seimbang ini untuk badan yang lebih sehat

Semua orang pastinya ingin memiliki tubuh yang sehat baik secara lahir maupun batin. Namun tentunya badan yang sehat tidak akan mudah dicapai tanpa adanya usaha. Karena memang hukum timbal balik itu selalu ada. Suatu usaha tidak akan menghianati sebuah hasil dan itu memang benar adanya. Nah untuk mendapatkan badan yang lebih sehat, berikut 4 pilar gizi seimbang menurut kemenkes 2014:
1. Makan-makanan yang beragam
Di dunia ini tidak ada makanan yang kandungan gizi nya sempurna kecuali ASI untuk bayi 0-6 bulan. Makanan yang beraneka ragam dapat memberikan manfaat besar terhadap kesehatan sebab zat gizi tertentu yang tidak terdapat pada satu bahan makanan akan dilengkapi oleh zat gizi yang berasal dari bahan makanan lain. Contohnya nasi kaya akan kalori tetapi miskin vitamin dan mineral sedangkan buah dan sayur rendah kalori tetapi tinggi vitamin dan mineral. Jadi kesimpulannya makan makanan yang beranekaragam dapat menjamin terpenuhinya zat tenaga(sumber karbohidrat/makanan pokok), zat pembangun(sumber protein/ lauk pauk), dan zat pengatur (sumber vitamin dan mineral/buah dan sayur) bagi kebutuhan gizi seseorang.
2. Membiasakan perilaku hidup bersih
Penyakit infeksi merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi status gizi terutama pada anak-anak. Seseorang yang terkena infeksi akan mudah mengalami penurunan nafsu makan sehingga kebutuhan tubuh akan zat gizi tidak terpenuhi. Sebaliknya pada keadaan infeksi, tubuh membutuhkan zat gizi yang lebih banyak dari biasanya dikarenakan untuk memenuhi peningkatan metabolisme pada orang yang terkena infeksi terutama apabila disertai suhu badan meningkat. Dengan membiasakan perilaku hidup bersih, tubuh akan terhindar dari penyakit infeksi.
3. Melakukan aktivitas fisik
Aktivitas fisik meliputi segala macam kegiatan tubuh termasuk olahraga. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk menyeimbangkan zat gizi yang keluar dan yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu, aktivitas fisik juga dapat memperlancar sistem metabolisme tubuh termasuk metabolisme zat gizi. Umumnya aktifitas fisik idealnya 120-150 menit dalam satu minggu.
4. Mempertahankan dan memantau Berat Badan (BB) normal
Salah satu indikator yang menunjukkan bahwa telah terjadi keseimbangan zat gizi di dalam tubuh adalah tercapainya Berat Badan normal, yaitu Berat Badan(BB) yang sesuai untuk Tinggi Badannya (TB). Umumnya indikator tersebut dikenal dengan Indeks Masa Tubuh (IMT). Berbagai penyimpangan berat badan seperti berat badan berlebih atau pun berat badan kurang menyebabkan seseorang menjadi rawan terkena penyakit lainnya seperti contoh pada seseorang yang mengalami kegemukan akan meningkatkan resiko lebih tinggi terkena penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, diabetes, dsb. Oleh karena itu, pemantauan BB normal merupakan hal penting yang harus menjadi bagian dari Pola Hidup sehat dengan Gizi Seimbang, sehingga dapat mencegah penyimpangan berat badan, dan apabila terjadi penyimpangan akan mudah untuk segera dilakukan langkah-langkah pencegahan maupun penanganannya. Berat Badan Normal untuk orang dewasa ialah jika IMT 18,5 – 25,0. IMT daat dihitung menggunakan rumus BB: (TB)2. Dengan BB dalam satuan kg sedangkan TB dalam satuan meter.
Mari sayangi diri dengan menjaga agar tubuh tetap sehat, kuat untuk Indonesia yang lebih indah. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *